Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027

gpuser

Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027
Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027
Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027
Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027

Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027

Membangun Masa Depan Literasi Melalui Tata Kelola Perpustakaan Modern: Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah. Perpustakaan daerah sering kali dianggap sebagai gudang buku tua yang sepi pengunjung dan tertinggal oleh zaman. Di era digital yang berkembang pesat ini, stigma tersebut menjadi tantangan besar bagi para pengelola fasilitas literasi publik. Banyak institusi menghadapi kendala dalam mentransformasi ruang baca konvensional menjadi pusat sumber daya digital yang interaktif dan menarik bagi generasi muda.

Mitos yang beredar di kalangan aparatur sipil dan pengelola kearsipan adalah bahwa modernisasi perpustakaan membutuhkan biaya yang sangat besar dan infrastruktur teknologi yang rumit. Faktanya, perubahan mendasar justru dimulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam mengelola aset data, menerapkan sistem otomasi, serta menyusun program aktivasi komunitas yang tepat guna. Tanpa adanya pembekalan yang terstruktur, fasilitas modern sekalipun tidak akan berfungsi secara optimal.

Pusat Edukasi Indonesia hadir memberikan solusi taktis melalui program pelatihan khusus bagi para aparatur dan pengelola literasi. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana langkah strategis dalam mengoptimalkan fasilitas publik, meningkatkan standar akreditasi institusi, dan mempercepat proses digitalisasi. Simak seluruh pembahasan di bawah ini untuk menemukan formula terbaik dalam memajukan pusat literasi di daerah Anda.

Pengertian Kegiatan Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah merupakan program pelatihan teknis kedinasan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan profesionalisme para pengelola perpustakaan di lingkungan pemerintah daerah, instansi pendidikan, serta lembaga publik. Kegiatan ini berfokus pada penguatan tata kelola administrasi, teknik katalogisasi berbasis digital, pelestarian bahan pustaka, hingga strategi pengembangan minat baca masyarakat. Melalui pembekalan ini, peserta diarahkan untuk mampu mentransformasi perpustakaan dari sekadar tempat penyimpanan buku menjadi pusat inovasi dan pembelajaran sepanjang hayat.

Memasuki tahun 2026, urgensi pelaksanaan bimbingan teknis ini semakin meningkat seiring dengan tuntutan integrasi data berskala nasional dan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Perpustakaan tidak lagi dapat dikelola secara manual jika ingin mempertahankan eksistensinya di tengah masyarakat digital. Transformasi menuju e-library dan penyediaan pangkalan data yang valid memerlukan standarisasi kompetensi yang seragam di setiap wilayah Indonesia.

Selain aspek teknologi, kegiatan ini mengacu pada pemenuhan standar nasional perpustakaan (SNP) yang menjadi indikator utama dalam penilaian akreditasi lembaga. Pengelola dituntut memahami regulasi terbaru mengenai tata cara klasifikasi materi, manajemen koleksi digital, dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja instansi. Oleh karena itu,Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah berfungsi sebagai jembatan untuk menyelaraskan operasional lokal dengan kebijakan strategis nasional.

Melalui pendekatan pembelajaran orang dewasa (andragogi), Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah tidak hanya memaparkan teori literatur melainkan menitikberatkan pada pemecahan masalah (problem solving) terhadap kasus nyata di lapangan. Peserta diajak untuk menganalisis kendala internal institusi masing-masing, mulai dari keterbatasan anggaran, rendahnya kunjungan publik, hingga minimnya literasi digital di wilayahnya. Kehadiran program ini pada tahun 2026 menjadi momentum krusial untuk mencetak pustakawan yang adaptif, responsif, dan inovatif.

Tujuan Kegiatan Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

  • Meningkatkan Kompetensi Teknis Pengelola dalam Standar Akreditasi, Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah bertujuan memastikan seluruh aparatur pengelola memiliki pemahaman yang mendalam mengenai Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Dengan penguasaan standar ini, peserta mampu mempersiapkan, menyusun, dan membenahi seluruh aspek administrasi serta sarana prasarana guna menghadapi proses akreditasi nasional dengan hasil yang optimal.
  • Mempercepat Implementasi Otomasi dan Digitalisasi Layanan Pustaka, Tujuan utama lainnya adalah membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam mengoperasikan perangkat lunak manajemen perpustakaan modern, seperti SLiMS (Senayan Library Management System) atau INLISlite. Hal ini bertujuan agar sistem sirkulasi, inventarisasi, dan katalogisasi beralih dari metode konvensional berbasis kertas menuju sistem digital yang efisien.
  • Menyusun Strategi Promosi dan Aktivasi Minat Baca Masyarakat, Peserta dilatih untuk merancang program kerja kreatif yang mampu menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berkunjung dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Tujuan ini dicapai melalui materi pengembangan kampanye literasi, pemanfaatan media sosial instansi, serta penyelenggaraan kegiatan komunitas yang inklusif di ruang publik.

Manfaat Kegiatan Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

  • Penguasaan Sistem Manajemen Perpustakaan Digital Terkini, Peserta akan memperoleh keahlian praktis dalam mengelola e-book, repositori institusi, dan basis data online, sehingga mampu menghadirkan layanan yang dapat diakses oleh masyarakat kapan saja dan di mana saja.
  • Peningkatan Nilai Akreditasi Lembaga Secara Signifikan, Dengan menerapkan ilmu tata kelola yang sesuai dengan regulasi terbaru, instansi asal peserta akan memiliki kesiapan dokumen dan fisik yang matang, yang berkontribusi langsung pada peningkatan predikat akreditasi perpustakaan daerah.
  • Perluasan Jaringan Profesional (Networking) Antar-Daerah, Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah mempertemukan para pengelola dari berbagai wilayah di Indonesia, membuka peluang saling bertukar pikiran, berbagi solusi atas kendala kerja yang serupa, serta membangun kolaborasi program literasi antar-instansi di masa depan.
  • Kepemilikan Sertifikat Resmi untuk Penunjang Karier ASN, Setiap peserta yang menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat kompetensi resmi. Dokumen ini sangat berguna sebagai bukti pengembangan diri yang diakui dalam penilaian angka kredit maupun pemenuhan syarat promosi jabatan fungsional pustakawan.
  • Peningkatan Efisiensi Efektifitas Kerja dan Manajemen Waktu, Melalui penerapan metode otomasi yang diajarkan, proses klasifikasi buku, peminjaman, dan pengembalian koleksi menjadi lebih cepat, menghemat waktu kerja, serta meminimalkan risiko kesalahan pencatatan data inventaris.

Materi Selama 2 Hari Kegiatan Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

Tabel Kurikulum dan Silabus Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

HariSesiPokok Bahasan & Materi UtamaMetode Pembelajaran & Output
Hari 1Sesi IRegulasi Kebijakan Penguatan Literasi Nasional dan SNP 2026Paparan regulasi, diskusi interaktif mengenai pemenuhan instrumen akreditasi perpustakaan.
Sesi IIManajemen Koleksi: Pengadaan, Inventarisasi, dan Klasifikasi DDCPraktik pengelompokan buku berdasarkan Dewey Decimal Classification (DDC) terbaru.
Sesi IIIDasar-Dasar Otomasi Perpustakaan menggunakan Aplikasi INLISlite/SLiMSSimulasi instalasi sistem, input database buku, dan konfigurasi awal perangkat lunak.
Hari 2Sesi ITata Kelola Digital Library dan Pengelolaan Keamanan RepositoriPraktik unggah dokumen digital, manajemen hak akses, dan proteksi hak cipta konten e-book.
Sesi IIStrategi Marketing Perpustakaan dan Desain Program Inklusi SosialPenyusunan proposal kegiatan kreatif, teknik branding fasilitas publik lewat media sosial.
Sesi IIIEvaluasi Kinerja, Penyusunan Laporan, dan Rencana Aksi Tindak LanjutStudi kasus penyelesaian masalah internal instansi dan penyusunan draf program kerja mandiri.

Penjelasan Detil Materi Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

Hari Kesatu: Fondasi Tata Kelola dan Otomasi Sistem

  • Sesi I: Kebijakan dan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) 2026Materi ini membahas landasan hukum terbaru yang mengatur tata kelola fasilitas literasi di Indonesia pada tahun 2026. Peserta mempelajari poin-poin krusial dalam instrumen akreditasi, mulai dari standar koleksi, sarana prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, hingga aspek penyelenggaraan dan pengelolaan anggaran.
  • Sesi II: Teknik Katalogisasi dan Klasifikasi ModernFokus pada penataan fisik dan data buku. Peserta diajarkan cara mengidentifikasi subjek buku secara akurat dan menentukan nomor klasifikasi menggunakan sistem Dewey Decimal Classification (DDC). Pengetahuan ini memastikan seluruh koleksi tertata rapi pada rak dan mudah ditemukan oleh pemustaka.
  • Sesi III: Implementasi Aplikasi Otomasi Perpustakaan (SLiMS/INLISlite)Sesi ini merupakan kelas praktik langsung di mana peserta membawa laptop masing-masing untuk mensimulasikan pemindahan data sirkulasi dari sistem manual ke digital. Materi mencakup pembuatan kartu anggota barcode, input bibliografi, dan manajemen transaksi peminjaman mandiri.

Hari Kedua: Transformasi Digital dan Layanan Berbasis Inklusi

  • Sesi I: Pengelolaan Koleksi Digital (E-Library) dan Keamanan DataPembahasan mengenai aspek teknis pengadaan e-book, pengelolaan hak cipta (DRM), serta cara membangun pangkalan data lokal yang aman dari serangan siber. Peserta mempraktikkan proses konversi dokumen fisik ke format digital PDF secara terstruktur.
  • Sesi II: Pengembangan Layanan Berbasis Inklusi Sosial dan Pemasaran PublikMateri ini mengajarkan bagaimana mengubah paradigma perpustakaan agar menjadi ruang publik yang inklusif. Peserta dilatih menyusun program pemberdayaan masyarakat—seperti pelatihan ketrampilan bagi komunitas lokal—dan mengomunikasikannya secara kreatif melalui platform digital guna mendongkrak angka kunjungan.
  • Sesi III: Studi Kasus Penyusunan Rencana Aksi dan EvaluasiSesi penutup berfokus pada analisis studi kasus nyata mengenai perpustakaan daerah yang berhasil bangkit dari kondisi kritis (minim anggaran dan sepi pengunjung). Peserta kemudian diwajibkan menyusun draf rencana aksi yang akan diimplementasikan di instansi masing-masing setelah pelatihan selesai.

Target Peserta Kegiatan Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

  • Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan DaerahAparatur sipil maupun tenaga kontrak yang bertugas langsung di dinas perpustakaan dan kearsipan di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota yang ingin memperbarui kompetensi teknisnya.
  • Kepala Urusan Administrasi dan Sarana Prasarana InstansiPejabat struktural yang bertanggung jawab atas pengambilan kebijakan, perencanaan anggaran, serta pengadaan fasilitas publik di bidang pendidikan dan literasi daerah.
  • Pengelola Perpustakaan Sekolah dan Perguruan TinggiGuru, dosen, atau staf administrasi yang ditunjuk untuk mengelola fasilitas sirkulasi buku di lingkungan sekolah (SD/SMP/SMA) maupun kampus demi pemenuhan borang akreditasi institusi pendidikan.
  • Pengurus Perpustakaan Desa dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM)Kader pemberdayaan masyarakat dan perangkat desa yang mengelola ruang baca komunitas, guna mengoptimalkan pemanfaatan dana desa untuk sektor literasi.
  • Arsiparis dan Staf Dokumen Lembaga PemerintahPersonel yang bergerak di bidang manajemen dokumen, dokumentasi hukum, dan kearsipan di instansi pemerintah yang memerlukan pemahaman tentang integrasi sistem informasi database.

Urgensi Kegiatan Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

Menunda peningkatan kapasitas pengelola literasi di tahun 2026 merupakan langkah mundur yang dapat merugikan eksistensi sebuah instansi. Pemerintah pusat saat ini gencar menerapkan audit teknologi informasi dan integrasi data satu pintu melalui Satu Data Indonesia. Dinas atau lembaga yang masih mengandalkan tata kelola konvensional terancam mendapatkan penilaian rapor kinerja yang buruk serta penurunan tingkat akreditasi institusi secara drastis.

Selain faktor regulasi, pola konsumsi informasi masyarakat telah berubah total. Kebutuhan akan akses referensi yang cepat, valid, dan digital membuat perpustakaan yang tidak melakukan modernisasi kehilangan fungsinya sebagai pusat informasi ilmiah. Akibatnya, alokasi anggaran daerah untuk sektor ini berpotensi dialihkan ke sektor lain karena dianggap tidak memberikan kontribusi nyata terhadap indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM).

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan bimbingan teknis otomasi perpustakaan, instansi Anda dapat segera melakukan mitigasi risiko tersebut. Langkah transformatif yang diambil sejak awal tahun akan memastikan seluruh aset dokumentasi daerah terkelola dengan aman, sistematis, serta berdaya guna tinggi bagi pembangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan. daftar bimtek 2026 di Pusat Edukasi Indonesia. Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Muncul)

Q: Apakah bimtek ini memberikan sertifikat resmi?

A: Ya, setiap peserta yang memenuhi syarat kehadiran dan menyelesaikan seluruh rangkaian materi akan mendapatkan sertifikat pelatihan resmi yang mencantumkan angka jam pelajaran (JP) serta diakui oleh instansi pemerintah untuk keperluan kedinasan.

Q: Berapa biaya pendaftaran bimtek?

A: Kontribusi investasi Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah bervariasi tergantung pada paket yang dipilih (dengan atau tanpa penginapan). Nilai investasi ini bersifat transparan, akuntabel, dan sudah mencakup seluruh modul cetak, konsumsi, serta fasilitas penunjang kelas. Silakan hubungi layanan pelanggan kami untuk mendapatkan penawaran harga resmi.

Q: Apakah materi bisa diakses ulang setelah kegiatan?

A: Tentu saja. Seluruh materi presentasi, video rekaman pembelajaran (untuk kelas online), serta template dokumen kerja akan diunggah ke cloud penyimpanan khusus dan dapat diakses oleh peserta selama 30 hari penuh pasca-kegiatan.

Q: Apa saja syarat mendaftar?

A: Syarat pendaftaran sangat mudah, yaitu mengisi formulir registrasi online, melampirkan surat tugas dari instansi asal (jika ada), serta melakukan konfirmasi pembayaran sebelum batas waktu yang ditentukan oleh panitia.

Q: Apakah ada diskon untuk pendaftaran kelompok?

A: Ya, kami menyediakan program potongan harga khusus bagi instansi yang mengirimkan delegasi secara berkelompok dengan jumlah minimal 5 orang peserta dari satu lembaga yang sama.

Q: Di mana lokasi kegiatan? (online/offline)

A: Kegiatan ini diselenggarakan secara hibrida. Untuk metode tatap muka (offline), kelas bertempat di hotel berbintang di kota-kota besar di seluruh Indonesia (seperti Jakarta, Yogyakarta, Bali, dan Bandung). Sementara untuk metode daring (online), pelatihan menggunakan platform Zoom Meeting premium.

Q: Bagaimana cara registrasi?

A: Registrasi dapat dilakukan dengan mudah melalui tautan pendaftaran di situs resmi kami atau dengan langsung mengirimkan pesan teks ke layanan WhatsApp resmi panitia Pusat Edukasi Indonesia.

Mengapa Memilih Pusat Edukasi Indonesia?

  • Fasilitator Bersertifikat dan Berpengalaman Minimum 5 TahunSeluruh narasumber dan instruktur di lembaga kami merupakan para akademisi, praktisi senior, serta pejabat fungsional pustakawan dari lembaga pembina nasional yang memiliki kompetensi mengajar bersertifikasi dan rekam jejak mendampingi ratusan lembaga daerah.
  • Sertifikat Resmi yang Diakui Instansi PemerintahSertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh Pusat Edukasi Indonesia dirancang sesuai dengan ketentuan regulasi kedinasan, menjamin keabsahannya saat digunakan untuk keperluan kenaikan pangkat atau penilaian kinerja ASN.
  • Materi Terupdate Sesuai Regulasi 2026Kurikulum yang kami tawarkan bersifat dinamis dan selalu disesuaikan dengan perkembangan hukum, tren teknologi siber, serta dinamika kebijakan tata kelola pemerintahan yang berlaku paling mutakhir di tahun berjalan.
  • Akses Materi Online 30 Hari Setelah KegiatanKami memberikan fasilitas ruang belajar digital tambahan berupa penyimpanan materi yang dapat diakses secara fleksibel. Fasilitas ini membantu peserta melakukan review mandiri atau membagikan ilmu yang didapat kepada rekan sejawat di kantor asal.
  • Diskon Khusus untuk Pendaftaran Kelompok (Min. 5 Orang)Kami mendukung efisiensi anggaran diklat instansi Anda dengan menyediakan skema harga khusus yang ekonomis bagi pengiriman delegasi tim, tanpa mengurangi kualitas fasilitas maupun materi pembelajaran yang diterima.
  • Lokasi Strategis di Seluruh Indonesia atau Online via ZoomFleksibilitas pemilihan tempat pelaksanaan memungkinkan instansi menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran perjalanan dinas, baik memilih kenyamanan fasilitas hotel rekanan kami di berbagai kota strategis maupun efisiensi kelas virtual.
  • Pendampingan Pasca-Bimtek via WhatsApp GroupProses belajar tidak berhenti saat acara penutupan. Kami menyediakan wadah diskusi interaktif pasca-pelatihan bersama narasumber dan panitia teknis untuk membantu mengawal implementasi rencana aksi atau menjawab kendala taktis di lapangan.
  • Bonus: Template Dokumen, Checklist, atau E-Book GratisSetiap peserta akan mendapatkan paket bonus eksklusif berupa draf instrumen mandiri (self-assessment) akreditasi, berkas format katalogisasi cepat, serta kumpulan regulasi perpustakaan dalam bentuk buku digital siap pakai.

Tata kelola fasilitas literasi publik yang handal, transparan, dan berbasis teknologi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi setiap instansi pemerintahan di era modern. Melalui langkah pembekalan kompetensi sumber daya manusia yang terencana, hambatan operasional dan rendahnya indeks kunjungan masyarakat dapat diatasi secara sistematis. Investasi pada pengembangan kapasitas pustakawan adalah kunci utama mewujudkan pelayanan publik prima.

pelatihan pengelola perpustakaan instansi yang diselenggarakan oleh Pusat Edukasi Indonesia ini dirancang secara komprehensif untuk memberikan hasil yang nyata bagi instansi Anda. Dari pemahaman regulasi mendasar hingga simulasi penerapan sistem sirkulasi digital, seluruh materi disampaikan dengan metode praktis yang mudah diadopsi. Jangan biarkan fasilitas literasi di daerah Anda tertinggal dan kehilangan fungsinya di tengah pesatnya arus digitalisasi nasional. digitalisasi perpustakaan daerah.

Pendaftaran Peserta Bimtek 2026

Guna menjaga kualitas pembelajaran interaktif dan efektivitas praktik langsung selama kelas berlangsung, kami menerapkan pembatasan ketat terhadap jumlah peserta di setiap sesinya. Kuota kelas ini sangat terbatas dan hanya tersedia untuk 30 orang pendaftar pertama pada setiap angkatan. Amankan kursi delegasi instansi Anda sekarang juga sebelum pendaftaran resmi ditutup.

Hubungi tim kemitraan kami untuk mendapatkan jadwal pelaksanaan terdekat, rincian biaya investasi, dan surat undangan resmi kegiatan. Silakan klik tautan di bawah ini untuk terhubung langsung dengan layanan respons cepat kami melalui WhatsApp:

Daftar Bimtek 2026 di Pusat Edukasi Indonesia Sekarang

Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027
Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027

Metode Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Narasumber:

Narasumber dalam Bimtek/Pelatihan ini adalah Trainer yang berpengalaman di bidang masing-masing dan Tersertifikasi BNSP. Narasumber kami dari kalangan Kementrian, Praktisi, Akademisi dan Konsultan. Narasumber kami juga open diskusi sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung, agar semua masalah yang dihadapi oleh peserta dapat terselesaikan dan tercapainya tujuan dari peserta.

Pilihan Lokasi Kegiatan:

Bimtek dan Pelatihan ini dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.

Fasilitas Peserta Pelatihan

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Legalitas Kami

  • SK KEMENKUM-HAM RI

Nomor AHU-0040093.AH.01.01.TAHUN 2025

  • Akta Pendirian

Akta No. 44, Tanggal 16 Mei 2025 dibuat oleh Notaris Wenika Priastuti Agustini, S.H., M.KN.

  • Nomor Induk Berusaha (NIB)

2305250063339

DAFTAR SEKARANG dan Amankan Kursi Anda! KLIK DI SINI UNTUK REGISTRASI (https://wa.me/6282138412796)

Untuk informasi pendaftaran, hubungi kami:

Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027
Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan Perpustakaan Daerah Terbaru 2026/2027

Related Post

No comments

Tinggalkan komentar